Parkir Hotel Satria Meluber ke Bahu Jalan Ahmad Yani, Warga Keluhkan Kemacetan
SIGAPNEWS.CO.ID | Karimun - Kendaraan milik pengunjung Hotel Satria yang parkir hingga meluber ke bahu Jalan Ahmad Yani, Tanjung Balai Karimun, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Kondisi tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (10/10/2026) dan dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas di salah satu akses utama masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tingginya jumlah kendaraan pengunjung diduga tidak sebanding dengan kapasitas lahan parkir yang tersedia di area hotel. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat dilaporkan parkir hingga menggunakan sebagian bahu jalan.
Kondisi tersebut menyebabkan ruang bagi pengguna jalan menjadi lebih sempit. Selain berpotensi menimbulkan kemacetan, parkir yang meluber ke area jalan juga dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama ketika kendaraan melintas dalam kondisi padat.
Warga Minta Pengelola Bertanggung Jawab
Sejumlah warga menyayangkan kondisi tersebut dan meminta pihak pengelola hotel memperhatikan dampak aktivitas usaha terhadap kepentingan masyarakat umum.
“Pihak pengelola hotel harus memikirkan kepentingan masyarakat umum, jangan hanya memikirkan keuntungannya saja. Pengusaha yang dapat untung dari banyaknya pengunjung, tapi masyarakat justru dirugikan dengan kemacetan, jalan yang sempit, dan bahaya kecelakaan,” ujar seorang warga yang ditemui di lokasi.
Warga berharap pengelola Hotel Satria segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan parkir tersebut. Salah satu solusi yang diusulkan adalah menyediakan lahan parkir tambahan atau menyewa area khusus agar kendaraan pengunjung tidak menggunakan bahu jalan.
Dishub dan Satlantas Diharapkan Turun Tangan
Masyarakat juga mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun dan Satuan Lalu Lintas Polres Karimun melakukan pengecekan serta pengawasan di lokasi.
Penertiban kendaraan yang parkir di area yang mengganggu kelancaran lalu lintas dinilai perlu dilakukan untuk menjaga fungsi jalan umum dan keselamatan pengguna jalan.
Selain penertiban, warga berharap instansi terkait mengevaluasi kondisi parkir di sekitar lokasi serta memastikan aktivitas usaha tidak mengganggu hak masyarakat dalam menggunakan fasilitas jalan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak manajemen Hotel Satria maupun instansi terkait mengenai keluhan tersebut. Konfirmasi kepada pihak-pihak terkait diperlukan untuk memperoleh penjelasan mengenai kapasitas parkir, langkah penanganan, dan ketentuan parkir yang berlaku di lokasi.
Masyarakat berharap persoalan ini segera ditangani agar aktivitas usaha dan kepentingan publik dapat berjalan beriringan tanpa mengorbankan kelancaran serta keselamatan lalu lintas. **
Editor :Muradi