Perkuat Layanan Anak dan Remaja,
Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Tingkatkan Kecakapan 37 Kader Posyandu
SIGAPNEWS.CO.ID | Tanjungpinang - Sebanyak 37 kader dari lima Posyandu di Kelurahan Batu IX, Kota Tanjungpinang mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas yang digelar Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30–16.30 WIB tersebut difokuskan pada penguatan keterampilan kader dalam memberikan pelayanan kepada anak usia sekolah dan remaja.
Lima Posyandu yang terlibat yakni Posyandu Lavender, Posyandu Pinang Hijau, Posyandu Wijaya Kusuma, Posyandu Teratai, dan Posyandu Dahlia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Mekar Baru.
Kegiatan merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang bertajuk “Peningkatan Tanda Kecakapan Kader Menuju Kader Utama Melalui Refreshing 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Fokus Keterampilan Dasar Usia Sekolah dan Usia Remaja.”
Program tersebut dilaksanakan oleh tim yang diketuai Nurul Aini Suria Saputri, SST, MKM, bersama Utami Dewi, MPH dan Kartika Sri Dewi Batubara, SST, M.Kes.
Kader Didorong Naik Tingkat Kompetensi
Ketua PKK Kelurahan Batu IX, Yuliana, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas kader agar pelayanan Posyandu semakin optimal dan mampu menjangkau masyarakat berdasarkan kelompok siklus hidup.
Tak sekadar menerima materi di ruang pelatihan, para kader mendapatkan penyegaran keterampilan yang dapat diterapkan dalam pelayanan. Fokus kegiatan kali ini diarahkan pada keterampilan dasar pelayanan kelompok usia sekolah dan remaja sebagai bagian dari 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Nurul Aini Suria Saputri, mengatakan peningkatan kapasitas kader penting dilakukan secara berkelanjutan. Peran kader saat ini semakin luas sehingga kompetensi mereka perlu terus diperkuat.
“Melalui kegiatan refreshing ini, kami berharap kader tidak hanya kembali mengingat materi yang pernah diperoleh, tetapi semakin terampil dan percaya diri menerapkannya dalam pelayanan. Khusus pada kegiatan ini, kami memberikan penguatan pada keterampilan pelayanan usia sekolah dan remaja sebagai bagian dari upaya peningkatan Tanda Kecakapan Kader menuju Kader Utama,” kata Nurul.
Menurutnya, penguatan keterampilan kader juga diharapkan dapat mendukung pelayanan Posyandu yang tidak hanya identik dengan pelayanan ibu dan balita, tetapi mampu memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat pada berbagai tahapan siklus kehidupan.

Posyandu Terima Kader Kit
Ada yang berbeda dalam kegiatan tersebut. Tim Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang tidak hanya memberikan penyegaran keterampilan, tetapi juga menyerahkan Kader Kit sebagai investasi kepada mitra untuk mendukung pelayanan setelah program pengabdian selesai.
Kader Kit tersebut berisi sejumlah peralatan pendukung pelayanan pada Hari Buka Posyandu dan Kunjungan Rumah, antara lain tensimeter, waist ruler, termometer, timbangan digital, lembar balik edukasi/penyuluhan, serta buku pedoman pengelolaan Posyandu. Masing-masing kader juga memperoleh buku KIA untuk alat edukasi, buku percakapan kader untuk kunjungan rumah dan buku keterampilan dasar kader posyandu.
Serah terima Kader Kit dilakukan setelah pembukaan kegiatan. Peralatan tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh kader di Posyandu masing-masing sehingga manfaat program tidak berhenti pada kegiatan pelatihan.
Kader juga mendapatkan kesempatan untuk memperkuat kemampuan melalui pembelajaran pengelolaan posyandu dan edukasi remaja. Pendekatan tersebut dilakukan agar peserta tidak sekadar mengetahui langkah pelayanan, tetapi mampu menerapkannya saat kembali menjalankan tugas sebagai kader di masyarakat.
Kolaborasi untuk Posyandu yang Lebih Kuat
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, TP PKK Kelurahan Batu IX, serta kader Posyandu, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Melalui peningkatan keterampilan serta dukungan sarana pelayanan, para kader diharapkan mampu memenuhi Tanda Kecakapan Kader secara bertahap hingga menuju jenjang Kader Utama.
Program juga diharapkan memberikan efek berkelanjutan. Keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari, sementara Kader Kit yang diserahkan dapat menjadi sarana pendukung kader dalam melakukan pemantauan kesehatan dan edukasi kepada masyarakat.
Bagi Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi kesehatan dalam pemberdayaan masyarakat.
Dengan kader yang semakin terampil dan didukung sarana yang memadai, Posyandu diharapkan semakin kuat menjalankan perannya sebagai salah satu garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. **
Editor :Muradi