IPMKK Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Limbah PT Air Kaleng di Tebing Karimun
SIGAPNEWS.CO.ID | Karimun - Ketua Ikatan Pemuda Melayu Kabupaten Karimun (IPMKK) melayangkan protes keras dan mendesak pihak berwenang serta manajemen perusahaan untuk segera mengusut tuntas persoalan limbah pembuangan yang diduga berasal dari operasional PT (pabrik) air kaleng yang berlokasi di Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.
?Dugaan pencemaran dan penanganan limbah yang dinilai tidak sesuai prosedur ini mencuat setelah adanya keluhan dari masyarakat sekitar yang resah dengan dampaknya terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
?Ketua IPMKK menegaskan bahwa pihak perusahaan tidak boleh mengabaikan aspek AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) serta regulasi pengelolaan limbah cair maupun padat. Menurutnya, pembuangan limbah secara sembarangan tidak hanya merusak ekosistem lingkungan sekitar, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat di Kelurahan Tebing.
?"Kami dari Ikatan Pemuda Melayu Kabupaten Karimun (IPMKK) mengecam keras jika benar ada kelalaian atau pembiaran dalam pengelolaan limbah oleh pihak PT air kaleng di Tebing ini. Lingkungan hidup adalah ruang hidup masyarakat yang harus dijaga bersama, bukan dicemari demi kepentingan sepihak," ujar Ketua IPMKK saat dimintai keterangan di Karimun, Jumat (6/11/2026).
?IPMKK mendesak instansi terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun, untuk segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak), uji laboratorium terhadap sampel air limbah, serta memeriksa izin operasional dan AMDAL perusahaan tersebut.
?Lebih lanjut, IPMKK juga memperingatkan agar manajemen perusahaan bersikap kooperatif dan terbuka kepada publik. Jika terbukti melakukan pelanggaran hukum terkait pencemaran lingkungan, IPMKK mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi tegas, mulai dari peringatan keras, pencabutan izin, hingga proses hukum yang berlaku.
?"Kami akan terus mengawal persoalan ini demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Karimun, khususnya warga di Kecamatan Tebing. Jangan ciderai daerah kami dengan limbah yang merusak," tegasnya. **
Editor :Muradi