Jalan Al-Hidayah Bukit Senang Amblas, Warga Pasang Barikade Darurat
SIGAPNEWS.CO.ID | Karimun - Akses jalan perumahan di Jalan Al-Hidayah, Bukit Senang, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi badan jalan yang retak dan ambles di tepi saluran air berpotensi membahayakan para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua dan pejalan kaki.
Pantauan dari awak media Sigapnews.co.id yang turun langsung ke lokasi pada Kamis (29/10/2026) pagi menunjukkan bahwa penurunan struktur aspal terjadi tepat di sepanjang bahu jalan yang berbatasan langsung dengan parit drainase. Diduga curah hujan dan abrasi fondasi menyebabkan tanah pendukung di bawah lapisan aspal tergerus hingga memicu retakan memanjang dan amblasan yang makin menganga.
Kondisi ini menjadi perhatian serius dan menimbulkan kekhawatiran tinggi bagi warga sekitar. Pasalnya, Jalan Al-Hidayah merupakan salah satu rute utama yang saban hari dilalui oleh siswa-siswi SMPN 2 Karimun untuk pergi dan pulang sekolah.
Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang menimpa pelajar maupun pengguna jalan lainnya, warga setempat mengambil inisiatif dengan memasang barikade darurat berupa bangku kayu panjang berwarna biru serta penanda batu di atas jalan yang retak. Langkah penandaan ini dilakukan agar kendaraan yang melintas tidak terperosok atau menambah beban pada titik jalan yang rapuh tersebut.
"Kerusakannya makin mengkhawatirkan karena ada rongga di bawahnya. Apalagi jalan ini tiap hari dilewati anak-anak sekolah SMPN 2 Karimun saat pergi dan pulang. Kalau tidak segera ditangani, kita khawatir ada yang terperosok atau jatuh, terutama saat jam padat," ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Melihat tingginya risiko keselamatan bagi pelajar dan masyarakat setempat, warga berharap pihak Kelurahan Bukit Senang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun dapat segera turun tangan melakukan peninjauan serta perbaikan permanen pada struktur drainase dan badan jalan tersebut sebelum memakan korban atau mengalami kerusakan yang lebih parah. **
Editor :Muradi







