Cakades Toapaya Selatan Paparkan Visi-Misi, Usung Transparansi Pemerintahan dan Kesejahteraan Warga
SIGAPNEWS.CO.ID | Bintan – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Bintan tahun 2026, para calon kepala desa mulai menyampaikan visi dan misi serta program kerja kepada masyarakat. Salah satunya calon Kepala Desa Toapaya Selatan yang mengusung jargon “Desa Maju, Warga Sejahtera”.
Dalam pemaparan visi dan misi di hadapan masyarakat dan panitia Pilkades, calon tersebut menyampaikan komitmennya untuk mendorong kemajuan Desa Toapaya Selatan melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, pembangunan infrastruktur yang merata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan materi visi dan misi yang disampaikan, arah pembangunan yang ditawarkan mengusung visi: “Mewujudkan Desa Toapaya Selatan yang maju, transparan, mandiri, berbudaya, dan sejahtera berbasis potensi lokal menuju Desa Mandiri 2030.”
Ketua Panitia Pilkades Tua Paya Selatan, Mardianto, Selasa (3/11/2026) memaparkan, untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat sejumlah program prioritas yang menjadi perhatian.
Transparansi Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Salah satu program yang disampaikan adalah mewujudkan pemerintahan desa yang jujur, terbuka, dan profesional. Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta Dana Desa direncanakan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui papan informasi desa maupun media digital.
"Selain itu, pelayanan administrasi masyarakat juga menjadi perhatian, dengan target mempermudah dan mempercepat proses pengurusan berbagai kebutuhan administrasi warga," ujar Mardianto.
Pemerataan Pembangunan Infrastruktur
Dalam bidang pembangunan, program yang dipaparkan mencakup perbaikan jalan lingkungan, pembangunan dan pembenahan drainase, peningkatan penerangan jalan umum (PJU), serta penyediaan sarana air bersih di setiap dusun.
Pemerataan pembangunan tersebut diarahkan agar kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat diperhatikan secara menyeluruh.
Penguatan Ekonomi Melalui BUMDes
Di sektor ekonomi, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Toapaya Selatan menjadi salah satu program yang diusung.
Selain mendorong pengaktifan dan pengembangan BUMDes, program tersebut juga mencakup pelatihan serta dukungan permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok ibu-ibu PKK, serta pemuda Karang Taruna.
Pelestarian Budaya dan Kepedulian Sosial
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, pelestarian budaya Melayu serta penguatan semangat gotong royong juga masuk dalam agenda yang disampaikan.
Dukungan terhadap kegiatan sosial, keagamaan, dan adat istiadat masyarakat turut menjadi bagian dari program tersebut. Aspek kepedulian sosial dan lingkungan juga menjadi perhatian dalam mewujudkan kehidupan masyarakat desa yang harmonis.
Dalam keterangannya usai pemaparan visi dan misi, calon tersebut menegaskan bahwa program yang disampaikan harus menjadi komitmen apabila nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat.
"Visi misi ini bukan hanya janji di atas kertas. Ini adalah kontrak politik saya dengan warga. Jika saya diberi amanah, saya siap bekerja 24 jam untuk warga Toapaya Selatan. Tidak ada warga yang sulit mengurus surat, tidak ada pembangunan yang tidak transparan," ujarnya.
Lima Calon Kepala Desa Siap Mengikuti Pilkades
Sementara itu, berdasarkan informasi penetapan nomor urut calon kepala desa oleh panitia Pilkades Kabupaten Bintan tahun 2026, terdapat lima calon Kepala Desa Toapaya Selatan yang akan mengikuti kontestasi, yakni:
Nomor urut 1: Tris Maryana.
Nomor urut 2: Andrian.
Nomor urut 3: Eryanto.
Nomor urut 4: Sugeng Handayani.
Nomor urut 5: Maryadi.
Pelaksanaan pemungutan suara Pilkades serentak tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026.
Desa Toapaya Selatan tercatat memiliki dua dusun dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 5.134 pemilih yang akan menyalurkan hak suaranya melalui 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkades, masyarakat diharapkan dapat mencermati visi, misi, serta program kerja yang disampaikan masing-masing calon. Partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi desa diharapkan dapat berlangsung secara tertib, aman, damai, dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi.
Pilkades bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan dan masa depan Desa Toapaya Selatan. **
Editor :Amri Suhardi







